Info

Tips untuk Anda yang Baru Pertama Kali Mencoba Wine di Bar

Ketika kita melakukan wisata kuliner di sebuah kota, maka biasanya kita akan menuju sebuah restoran, cafe, atau bar. Entah karena memang tempat tersebut memang terkenal, atau mungkin hanya karena rasa penasaran kita sendiri. Wine merupakan salah satu minuman yang pas saat kita memesan makanan di restoran mewah atau yang memiliki tema dining. Bagi Anda yang belum pernah mencoba meminum wine ini, tentu Anda akan kebingungan tentang apa sih nikmatnya minuman ini.

Ada Berbagai Jenis

Wine merupakan salah satu jenis minuman beralkohol yang terbuat dari sari anggur berjenis Vinifera. Anggur ini biasanya hanya akan tumbuh di dataran tinggi di area rata-rata 50 derajat lintang selatan. Kebanyakan orang biasanya hanya akan mengenal dua macam jenis wine saja. Dua macam wine tadi adalah wine merah yang terbuat dari anggur merah, dan wine putih yang terbuat dari anggur putih. Padahal di dunia ini ada berbagai jenis seperti rose yang juga kita kenal sebagai wine pink, sparkling, fortified, dan sweet.

Lalu apakah harga wine mempengaruhi rasa dari wine tersebut? Apakah wine yang mahal pasti enak? Tentu saja hal ini merupakan opini yang salah. Sebab, rasa wine itu bergantung dari selera penikmatnya, setiap peikmat memang harus merasa cocok dengan wine jenis tertentu. Rasa wine sangatlah bergantung dari mulut, pengalaman, dan selera penikmatnya. Karena itulah belum tentu wine dengan harga 50 juta bisa terasa nikmat di mulut Anda. Terkadang malah wine yang terkesan murah yang akan bisa terasa lebih nikmat di mulut Anda.

Tips Memilih Wine untuk Pemula

Dengan adanya berbagai macam jenis wine yang ada, maka ada baiknya Anda mencoba wine yang aromatik dan manis. Pilihlah wine yang ringan dan tidak berat sehingga Anda bisa menikmatinya. Janganlah langsung mencoba wine berat dan pekat seperti wine merah, apalagi yang memili vintage (usia) tua dan sangat pekat. Anda bisa mencoba jenis wine putih seperti wine jenis muscat yang ringan dan segar. Kalau Anda ingin mencoba wine merah, maka cobalah untuk meneguk wine Pinot Noir jenis Dolcetto. Atau Anda bisa mencoba untuk meminum wine blend (wine gabungan) berjenis Dolcetto yang rasanya agak manis dan cukup ringan.

Selain itu Anda juga bisa mencoba tropical wine yang manis seperti muscat. Wine berjenis tropikal ini tidak mempunyai rasa kompleks yang terlalu tinggi. Untuk rasanya sendiri seperti buah yang ada pada iklim tropis, dominan manis namun sedikit asam. Aromanya yang berasal dari buah juga cukup terasa namun cenderung menghilang saat Anda meminumnya. Wine jenis ini sangat cocok bila kita padukan dengan makanan yang ada di Indonesia yang cendrung menggunakan rempah-rempah dan pedas. Dengan memadukan kuliner khas Indonesia dengan wine tropis Anda akan merasakan harmoni yang sungguh menyegarkan.

Memilih Wine yang Cocok dengan Makanan

Selain dengan masakan khas Indonesia, ada beberapa tips untuk memadukan wine dengan makanan yang akan kita lahap. Anda bisa meminta rekomendasi dari para sommelier atau para ahli wine untuk membantu Anda. Tidak perlu merasa malu ketika bertanya kepada mereka, karena mereka akan senang hati membantu Anda. Terlebih bila Anda memang tidak terbiasa meminum wine ini, para sommelier akan mencarikan wine yang pas dengan hidangan Anda. Biasanya mereka akan menggunakan rumus umum di mana putih dengan putih dan merah dengan merah. Maksudnya adalah bila Anda memakan olahan daging seperti steak, maka wine merah akan cocok dengan hidangan tersebut. Bila Anda memakan seafood, maka wine putih menjadi pilihan yang tepat untuk menemani hidangan Anda.

Akhir Kata

Itulah tips yang bisa Anda gunakan ketika Anda baru pertama kali meminum wine di restoran atau bar pilihan Anda. Biasanya setiap tempat yang menyajikan wine memiliki sommelier sendiri, sehingga Anda bisa bertanya langsung kepada ahlinya. Bila Anda masih merasa malu dan enggan untuk memulai kebiasaan baru ini, Anda bisa mengajak rekan Anda untuk makan bersama. Sekian artikel ini kami buat semoga bisa bermanfaat bagi Anda.