Wine Review

Review Wine Masa Kini yang Pecinta Wine Perlu Ketahui

Apa Sebenarnya Wine Itu?

Ketika kita melakukan wisata kuliner ke sebuah restoran mewah, kita bisa melihat bahwa pihak restoran akan menyediakan wine. Apalagi wine jadi salah satu minuman menarik yang cocok untuk kita minum bersama makanan mewah. Dengan konsep restoran fine dinning, menjadikan wine sebagai minuman yang khas dalam tiap jamuannya.

Wine merupakan minuman beralkohol yang proses pembuatannya menggunakan cara fermentasi buah seperti anggur. Secara umum, bahan yang digunakan pada wine adalah anggur segar yang ditumbuk hingga hancur. Kemudian mencampurkannya dengan yeast supaya kadar gula pada anggur dapat berubah jadi alkohol. Sekarang ini kita bisa menikmati wine yang tidak hanya terbuat dari anggur saja. Namun demikian, kita biasanya lebih mengenal dua jenis wine antara lain red wine dan white wine.

Sebenarnya, wine memiliki banyak varian yang bisa kita rasakan. Hanya saja kita jarang menemui jika tidak mencarinya dengan seksama, karena harga dan tempat yang menyediakannya berbeda. Semakin berkualitas suatu wine, maka semakin mewah tempat yang kita kunjungi. Oleh sebab itu dalam review wine kali ini, kami akan jelaskan seluk beluk yang ada pada wine.

Jenis-Jenis Wine yang Sering ada di Restoran Mewah:

Wine pada dasarnya tidak hanya terbuat dari satu jenis anggur saja. Ada beberapa varian jenis anggur yang dapat kita gunakan dalam pembuatan wine antara lain Pinot Grigio, Merlot, Chardonnay, Pinot Noir, Barbera, dan lain-lain.

Red Wine

Anggur merah atau biasa disebut red wine ini menjadi salah satu wine terfavorit yang banyak digandrungi oleh kalangan atas. Cara penyajian tiap wine berbeda-beda tergantung dari jenis yang akan kita minum. Seperti pada red wine, kita memerlukan gelas besar untuk dapat menikmati aroma khas saat menikmati red wine. Tak lupa suhunya pun harus berada di antara 16 sampai 18 derajat.

Perlu kita ketahui bahwa bahan dalam pembuatan red wine itu terdiri dari anggur merah dan anggur hitam. Adapun anggur-anggur yang terkenal sebagai bahan pembuatan red wine adalah Dolcetto, Malbec, Syrah, dan Sangiovese. Karena tidak semua anggur memiliki rasa yang sama saat dijadikan sebuah wine. Bahkan kualitas kesegaran anggur pun patut dikondisikan demi terciptanya red wine yang berkualitas tinggi.

White Wine

Hanya dengan mendengar nama white wine saja bagi kita yang belum tahu, pasti akan tebayang seperti apa anggur putih itu, bukan? Sayangnya white wine ini tak semata-mata terbuat dari anggur putih dan hanya hasil fermentasi saja. Perlu kita tahu bahwa bahan anggur yang digunakan dalam pembuatan white wine adalah tipe anggur yang hijau, keemasan, dan kuning. Pada proses fermentasinya kita hanya akan mengambil sari anggur yang tak berwarna saja. Karena itulah kita bisa lihat white wine menjadi salah satu wine yang jernih saat kita tuangkan dalam gelas.

Berkebalikan dengan red wine yang memakai gelas besar, kita memerlukan gelas kecil untuk menikmati white wine. Penyajian gelas kecil berguna supaya bubble yang ada pada white wine tidak menghilang. Jika kita nikmati white wine pada suhu dingin, maka sensasi soda khasnya akan lebih terasa pada mulut.

Champagne

Champagne atau sparkling wine mendapat sebutan itu karena sewaktu penyajiannya menampilkan kilauan yang memukau. Kita bisa merasakan bahwa champagne ini berbeda dengan wine lainya. Pada dasarnya kita tak bisa asal membuat champagne sepeti membuat wine biasa karena hanya bisa kita buat di negara asalnya Prancis. Proses produksinya pun hanya bisa oleh amggur Pinot Noir, Chardonnay, dan Pinot Meunier.

Kita memerlukan gelas yang mengecil pada bagian atas serta tinggi dan ramping untuk penyajiannya. Kita harus melakukan hal itu supaya bisa menikmati aroma dan kilauan pada Champagne. Cara meminumya pun tak harus memutar gelas saat meminum champagne, karena tedapat buih soda yang khas saat penyajiannya. Sementara proses fermentasi memerlukan waktu setidaknya satu setengah tahun.

Penutup

Wine merupakan minuman alkohol dari hasil anggur fermentasi bisa kita nikmati dengan berbagai cara. Keunikan dalam penyajiannya akan membuat kita merasakan sensasi tersendiri dalam menyesapi wine. Kita jadi mengenal wine lebih dalam baik itu dari bahan, penyajian, dan cara meminumnya.